Resep Gulai Telur Ceplok Tempe ala Rumah Makan Padang: Kuah Kental dan Gurih

Gulai khas Minang identik dengan kuah santan yang pekat, cita rasa pedas yang pas, serta aroma daun kunyit yang autentik. Bagi pencinta olahan telur, resep gulai telur ceplok dengan kombinasi tempe ini merupakan pilihan menu harian yang ekonomis, namun tetap menyajikan kemewahan rasa ala rumah makan Padang. Berikut langkah-langkah praktis untuk membuatnya di rumah.

Gulai telur padang
Gulai telur ceplok tempe khas Minang

Uda Uni,

Di Sumatra Barat, telur merupakan salah satu protein paling populer karena mudah didapat. Biasanya, telur dijual per butir atau per lapiak (satu tray berisi kurang lebih 30 butir). Meskipun sederhana, gulai telur tetap menjadi primadona di meja makan keluarga, dikarenakan bumbunya yang meresap dan teksturnya yang lembut.

Keunikan gulai telur terletak pada bumbunya yang lebih ringan dibandingkan gulai daging. Penggunaan bawang putih cukup hanya 1–2 siung saja, karena telur tidaklah seamis daging ayam atau daging sapi. Selain itu, resep ini juga tidak menggunakan lada atau ketumbar, agar rasa kuahnya tetap ringandan segar, sangat cocok dipadukan dengan tempe yang menyerap bumbu dengan sempurna.

 

Tips Rahasia Kuah Gulai yang “Minang Sekali”

Agar hasil masakan memiliki kualitas setara kedai nasi padang, durasi memasak santan atau proses "menanakkan" bumbu adalah kuncinya:

* Proses Tanak: Setelah santan mendidih, masak terus selama 10 menit agar bumbu dan aroma dedaunan benar-benar menyatu dan keluar. Mengingat memasak gulai telur ini tidaklah lama, jadi santannya yang harus benar-benar dimatangkan terlebih dahulu.

* Kekentalan Sempurna: Setelah telur dimasukkan, masak kembali selama 10 menit hingga kuah terlihat berminyak dan agak pekat.

* Teknik Ceplok Kuah: Jika ingin menceplok telur langsung ke dalam kuah, lakukan saat santan sedang mendidih kuat dan masak selama 20 menit.

 

Resep Gulai Telur Ceplok Tempe

Bahan Utama:

* 4 butir telur ayam

* 250 gram tempe (1 papan sedang), potong kotak atau sesuai selera

* 1 liter santan (diperas dari 1 butir kelapa tua)

* 2 sdm cabai merah giling

* 20 buah cabai rawit hijau, giling kasar (sesuaikan level pedas)

* 8 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya

* 1 lembar daun kunyit, ikat simpul atau sobek-sobek

* 1 batang serai, memarkan

* 1 ruas lengkuas, memarkan

* 1 sdt garam & ½ sdt kaldu bubuk

* 1 keping asam kandis (dapat ditukar dengan 2 ruas jeruk nipis atau 1 sdt cuka)

 

Bumbu Halus:

* 8 siung bawang merah

* 2 siung bawang putih

* ½ ruas jahe

* ½ ruas kunyit

 

Cara Membuat:

* Persiapan Bahan: Potong tempe dengan ketebalan sedang agar tidak mudah hancur namun bumbu tetap meresap. Untuk telur, rebus sedikit air di wajan anti-lengket, lalu ceplok telur satu per satu hingga matang sempurna. Angkat dan sisihkan.

* Mengolah Kuah: Siapkan kuali, masukkan santan bersama bumbu halus, cabai merah giling, cabai rawit, daun-daunan, serai, lengkuas, garam, dan kaldu bubuk.

* Memasak Santan: Gunakan api sedang, aduk terus secara perlahan agar santan tidak pecah hingga mendidih.

* Proses Penanakan: Biarkan santan mendidih selama 10 menit hingga aroma langu bumbu hilang.

* Mematangkan Masakan: Masukkan telur ceplok dan potongan tempe. Masak kembali selama kurang lebih 10 menit hingga kuah sedikit menyusut dan bumbu meresap ke dalam tempe.

* Finishing: Masukkan asam kandis 5 menit sebelum api dimatikan. Lakukan koreksi rasa (adjust garam/kaldu jika perlu), lalu angkat.

 

Saran Penyajian:

Gulai ini paling pas dinikmati bersama nasi hangat dan rebusan daun singkong. Jika Uda Uni menggunakan santan instan, gunakan 2 bungkus (65 ml) yang diencerkan dengan air, meski hasil terbaik tetap didapat dari santan kelapa segar.

Selamat mencoba resep ini di dapur masing-masing. Semoga menjadi menu favorit baru bagi keluarga! Salam hangat dari Padang!

Comments