Memasak sambalado hijau untuk pelengkap makan di rumah, sebenarnya cukup simpel. Hanya saja, terkadang kita sering mendapati hasilnya terasa langu, atau warnanya berubah jadi kusam dan kurang menarik. Padahal, cukup dengan memperhatikan jenis cabai hijau yang digunakan serta cara merebusnya, Uda Uni sudah bisa menyajikan sambal yang warnanya tetap hijau segar, dan aromanya sedap. Melalui artikel ini, mari intip cara praktis menyiapkannya!
![]() |
| Resep Sambalado Hijau |
Uda Uni,
Mencoba berbagai jenis
sambal tentunya sangat menyenangkan, bukan? Di Ranah Minang ini, sambalado
hijau merupakan salah satu jenis sambal yang cukup familiar, dan menggugah
selera bagi siapa saja yang menjumpainya.
Sambalado hijau
merupakan jenis sambal yang cabai hijaunya direbus maupun dikukus terlebih
dahulu, beserta tomat hijau. Bawang merah yang dibiarkan mentah, akan
memberikan sensasi rasa yang khas pada sambalado hijau. Lalu, agar sambalado
hijau yang kita buat rasanya jadi makin istimewa, setelah diletakkan di
mangkuk, dapat Uda Uni tambahkan sedikit minyak kelapa.
Jika Uda Uni memanaskan
minyak kelapa terlebih dahulu, aroma sambal pun akan makin menguar harumnya.
Namun jika tidak dipanaskan, sambal pun akan terasa lebih segar. Dipadangko menyarankan
untuk tidak perlu memanaskan minyaknya, agar kesegaran sambal tetap terjaga.
Namun tentunya, semua kembali lagi pada yang paling sesuai dengan selera Uda
Uni semua.
Tips
Memasak Sambalado Hijau agar Hijau Cerah dan Tidak Bau Langu
Walau ini masakan simpel,
namun ada saja Uda Uni yang menyampaikan bahwa sambalado hijau yang mereka buat,
tampilannya kurang cerah dan rasanya seperti bau langu (mentah). Sebelum Uda
Uni menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan, mari simak beberapa tips di bawah
ini:
1. Pilih Cabai Hijau Keriting: Untuk
menghindari rasa langu, sebaiknya gunakan cabai hijau keriting saja. Jenis
cabai ini memberikan rasa yang lebih pas dan aroma yang lebih enak,
dibandingkan cabai hijau yang berukuran besar.
2. Gunakan Air Mendidih: Pastikan air yang
direbus sudah benar-benar mendidih, sebelum memasukkan bahan-bahan. Suhu air
yang panas, dapat membantu menjaga warna hijau tetap terlihat segar saat
disajikan.
3. Jangan Rebus Terlalu Lama: Agar warnanya
tidak hilang cerahnya, alangkah baiknya bagi Uda Uni untuk tidak merebus cabai
hijau terlalu lama. Bila ternyata tomatnya belum matang, angkat saja terlebih
dahulu cabainya.
Cara Membuat Sambalado Hijau
Bahan-Bahan
yang perlu disiapkan:
* 20 buah cabai hijau
keriting
* 5 buah cabai rawit
hijau (opsional)
* 1 buah tomat hijau
* 5 siung bawang merah
(gunakan dalam kondisi mentah)
* ½ sdt garam
* 2 ruas jeruk nipis
(atau 1 sdt cuka)
* ± 3 sdm minyak kelapa
Bahan
Pelengkap:
* Telur rebus
* Daun singkong rebus
* Mentimun
* Lalapan lainnya
Cara
Memasak Sambalado Hijau:
1. Rebus Bahan Sambal:
Didihkan air terlebih dahulu, lalu masukkan cabai dan tomat. Rebus sebentar
saja sampai cabai layu, dan kulit tomat sedikit pecah. Segera angkat dan
tiriskan, agar warnanya tidak berubah gelap.
2. Ulek Sambal: Siapkan
bawang merah mentah, memarkan agar lebih mudah saat diulek nanti. Campurkan
dengan cabai dan tomat yang sudah direbus tadi, tambahkan garam dan perasan
jeruk nipis. Ulek semua bahan sesuai selera (dapat agak kasar maupun halus).
3. Sentuhan Minyak
Kelapa: Tambahkan minyak kelapa ke dalam sambal, lalu aduk sampai merata.
Seperti saran sebelumnya, minyak kelapa mentah akan memberikan sensasi rasa
yang lebih segar pada sambal.
4. Menyiapkan
Pelengkap: Gunakan air mendidih untuk merebus daun singkong, agar warnanya
tetap bagus. Setelah itu, Uda Uni bisa merebus telur hingga matang.
(Catatan: Merebus daun singkong juga dapat
dibarengi dengan cabai dan tomat).
5. Penyajian: Tata
sambalado hijau di piring saji, bersama rebusan daun singkong dan telur rebus.
Tambahkan mentimun segar sebagai pelengkap tambahan.
Sambalado hijau ini paling nikmat disantap segera. Setidaknya bila masak di pagi hari, rasanya akan tetap nikmat hingga makan siang nanti. Jadi, Dipadangko sarankan untuk membuatnya sesuai porsi makan saja agar selalu segar. Selamat mencoba Uda Uni. Salam hangat dari Padang!

Comments
Post a Comment
Terima kasih Uda Uni sudah berkunjung. Maafkan atas komentar yang harus dimoderasi lebih dulu. Terundang berkunjung kembali pada artikel lainnya.